Tag: #pemerintah

  • Jaga Stabilitas Harga, Polres Kubar Bersama Instansi Terkait Sidak Pasar Jaras dan Meleo Baru

    Jaga Stabilitas Harga, Polres Kubar Bersama Instansi Terkait Sidak Pasar Jaras dan Meleo Baru

    KUTAI BARAT JURNALIKN.COM– Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat bersama sejumlah instansi terkait turun langsung ke pasar untuk memastikan ketersediaan sekaligus memantau perkembangan harga bahan pokok dan bahan pokok penting (Bapokting) yang menjadi kebutuhan masyarakat.

    Sidak tersebut digelar di Pasar Jaras dan Pasar Meleo Baru, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Kegiatan melibatkan personel Polres Kutai Barat, Satpol PP, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindakop) Kabupaten Kutai Barat.

    Pemantauan dilakukan dengan mengecek langsung harga sejumlah komoditas, kondisi stok serta aktivitas perdagangan. Langkah ini sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok yang berpotensi membebani masyarakat.

    Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan melalui personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemantauan pasar merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tersedia.

    “Kami bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan di lapangan. Selain melihat perkembangan harga, kami juga memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya.

    Berdasarkan hasil pengecekan, secara umum harga dan ketersediaan Bapokting di dua pasar tersebut masih relatif stabil dan terkendali. Sejumlah komoditas seperti beras, cabai, minyak goreng, gula pasir, telur, daging, ayam, ikan, sayuran hingga LPG masih tersedia dengan stok yang dinilai mencukupi.

    Meski demikian, petugas menemukan adanya pergerakan harga pada beberapa komoditas. Cabai merah besar tercatat sekitar Rp60.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting mencapai Rp50.000 per kilogram.

    Kenaikan juga terjadi pada kol yang berada di kisaran Rp18.000 per kilogram, buncis sekitar Rp25.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan sekitar Rp25.000 per liter.

    Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Di antaranya beras Raja Manggis Rp410.000 per 25 kilogram, beras 3 Manggis Rp378.000 per 25 kilogram, beras Raja Ratu Rp410.000 per 25 kilogram, beras 2 Jempol Rp378.000 per 25 kilogram, serta telur bebek sekitar Rp100.000 per piring.

    Sementara itu, harga bawang merah, bawang putih, gula pasir, ayam potong ras, ayam kampung, daging sapi, berbagai jenis ikan serta LPG, baik pada tingkat agen maupun eceran, terpantau relatif stabil.

    Petugas juga memastikan sejauh ini belum ditemukan adanya kenaikan yang signifikan ataupun kelangkaan stok yang berpotensi mengganggu pemenuhan kebutuhan masyarakat.

    “Dari hasil pengecekan sementara, kondisi di pasar masih cukup terkendali. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait apabila ditemukan adanya perubahan harga maupun persoalan ketersediaan komoditas,” lanjutnya.

    Polres Kutai Barat bersama instansi terkait akan melanjutkan pemantauan secara berkala di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Kutai Barat.

    Pengawasan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan.

    Dengan pengawasan langsung di lapangan, pemerintah dan aparat berharap masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar serta ketersediaan yang memadai.

    Reporter: Sukawati

  • Perbasi Kubar Gelar Seleksi Atlet Jelang BK Porprov Kaltim 2025, Sasar 16 Kecamatan

    JURNALIKN.COM, Sendawar — Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kutai Barat (Kubar) segera menggelar seleksi terbuka untuk menjaring atlet-atlet terbaik dari seluruh kecamatan di wilayahnya. Seleksi ini merupakan langkah awal dalam persiapan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2025 di Kabupaten Paser.

    Ketua Perbasi Kubar, Sadli, menyatakan bahwa proses seleksi akan dilaksanakan pada bulan September 2025 dan terbuka bagi putra-putri terbaik dari 16 kecamatan se-Kutai Barat.

    “Untuk seleksi, kita terbuka untuk seluruh wilayah Kutai Barat. Rencananya akan digelar dalam bulan September ini,” ujar Sadli saat ditemui pada Minggu (21/9/2025).

    Ia menegaskan bahwa seleksi ini tidak hanya difokuskan untuk menemukan pemain terbaik yang siap bersaing di BK Porprov, tetapi juga sebagai bagian dari langkah strategis dalam membangun sistem pembinaan bola basket jangka panjang di Kubar.

    “Kita ingin bukan hanya mencari yang terbaik untuk bertanding, tapi juga membangun fondasi pembinaan yang serius dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Sadli juga berharap ajang BK Porprov dapat menjadi momentum kebangkitan olahraga bola basket di Kutai Barat, sekaligus memacu semangat generasi muda untuk aktif berlatih, meraih prestasi, dan membawa nama daerah ke tingkat provinsi bahkan nasional.

    Perbasi Kubar optimistis, dengan pembinaan yang tepat dan seleksi yang terbuka, akan lahir atlet-atlet tangguh yang mampu bersaing dan menjadi kebanggaan daerah.

    Reporter: Sw

  • Kodim 0912/Kubar Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

    Jurnalikn.com, Sendawar – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kodim 0912/Kubar menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah yang terbuka untuk masyarakat umum.

    Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

    Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Makodim 0912/Kubar pada Rabu 20 Agustus 2025 di mulai pada pukul 09.00 WITA hingga selesai.

    Kegiatan ini menghadirkan berbagai bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan aneka kebutuhan harian lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dari pasaran.

    Gerakan Pangan Murah ini juga bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan kelancaran pasokan dan kualitas barang yang dijual.

    Dengan adanya gerakan ini, diharapkan tercipta kestabilan harga pangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan secara kolektif.

    Penulis : Johansyah.