Kategori: Politik

Politik

  • Diaspora Indonesia Tanam Pohon di IKN: Wujud Kolaborasi Global Bangun Kota Nusantara Berkelanjutan

    • REPORTASE EXPOSE.COM NUSANTARA — Ratusan anggota Indonesian Diaspora Network (IDN) Global bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Embung MBH, Kamis (31/7/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Congress of Indonesian Diaspora ke-8 dan menjadi simbol nyata kontribusi global dalam mewujudkan IKN sebagai Kota Dunia untuk Semua yang menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan.

    Lebih dari 200 lubang tanam disiapkan oleh OIKN untuk kegiatan ini. Jenis tanaman yang ditanam mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman hayati Indonesia, mulai dari tanaman endemik Kalimantan seperti Balangeran, tanaman herbal seperti daun salam, hingga tanaman hias seperti Ketapang Kencana, Tabebuya, Bungur, dan Pucuk Merah.

    Seluruh tanaman ini berfungsi memperkuat ekosistem serta memperindah lanskap kota.

    Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut hadir dan memimpin kegiatan, didampingi para pejabat eselon I dan II dari berbagai kedeputian, pegawai OIKN, serta perwakilan Artha Graha sebagai mitra sponsor.

    Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi diaspora yang turut menyumbangkan semangat dan kontribusi dalam pembangunan IKN.

    “Selamat datang Bapak-Ibu Diaspora di Embung MBH. Sebagai simbol kolaborasi, area ini ke depannya akan kita sebut sebagai Diaspora Park atau Taman Diaspora,” ujar Basuki.

    Salah satu peserta, Joseph Wan, diaspora asal Melbourne, Australia, mengungkapkan kekagumannya terhadap progres pembangunan IKN yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan.

    “Saya sangat terkesan dengan pembangunan di Nusantara yang begitu pesat dan berorientasi pada keberlanjutan. Ruang terbuka hijaunya luas, dan saya merasa sangat disambut. Saya pasti akan kembali,” ucapnya.

    Aksi penanaman pohon ini tidak hanya memperkuat aspek ekologis kawasan, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara diaspora Indonesia dengan OIKN dalam membangun masa depan IKN yang inklusif, hijau, dan berkelanjutan.

    Penulis; Johansyah

     

  • Kementerian PU Tegaskan Penyelesaian Proyek Multi‑Year di IKN: Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas

    JURNAL IKN.COM NUSANTARA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkuat komitmennya untuk menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) melalui skema multi‑year, yang dijalankan secara bertahap dalam beberapa tahun anggaran.

    Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur, Triono Yongki Junoasmoro, pada kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke IKN, Selasa (29 Juli 2025).

    Menurut Triono, kehadiran tim lengkap dari seluruh unit organisasi, mulai dari Direktorat Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, Prasarana Strategis, hingga Inspektorat Jenderal menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun infrastruktur di Kalimantan Timur dan kawasan IKN.

    “Kami hadir dengan tim lengkap… ini menunjukkan keseriusan kami membangun Kalimantan Timur, termasuk IKN,” ujar Triono.

    Beberapa proyek strategis yang sedang berjalan meliputi, peningkatan dan pembangunan saluran irigasi, termasuk pemeliharaan rutin.

    Pembangunan Jalan Tol Balikpapan, IKN serta jalan lingkungan KIPP sebagai akses penghubung antarinstansi dan perumahan pekerja/eselon.

    Fasilitas keagamaan dan gedung pemerintahan, termasuk proyek istana wakil presiden, kantor kementerian, dan sekolah rakyat.

    Proyek padat karya dari Direktorat Cipta Karya yang langsung menyerap tenaga kerja lokal.

    Triono menegaskan bahwa sebagian besar proyek tersebut bersifat multi‑year, artinya dilaksanakan secara bertahap dan menyesuaikan ketersediaan anggaran setiap tahunnya.

    “Target kami adalah menyelesaikan sebagian besar proyek pada tahun depan dan dua tahun ke depan,” tambahnya.

    Namun Triono menggarisbawahi bahwa kesinambungan proyek sangat bergantung pada dukungan fiskal dan persetujuan anggaran dari DPR, khususnya Komisi V. Ia menekankan pentingnya desain pembiayaan yang matang sehingga beban anggaran tidak menumpuk di satu periode.

    Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI yang turut meninjau tol Balikpapan–IKN menyatakan apresiasi atas progres fisik yang telah berjalan sesuai jadwal. Wakil rakyat menyoroti sector penting tol sebagai pendukung percepatan pembangunan dan konektivitas kawasan IKN.

    Anggota Komisi V, Novita Wijayanti, memastikan bahwa progres tol sektor 3A Karangjoang–KKT Kariangau telah mencapai sekitar 80% dari total 48 km. Ia memberikan masukan agar aspek pelayanan minimum tol, terutama drainase, kelengkapan lampu jalan, serta aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna, tidak diabaikan.

    “Ini lumayan memenuhi standar, tetapi ada beberapa seperti drainase atau irigasi… Jangan sampai nanti ada banjir kalau sedang hujan… Begitu juga dengan lampu jalan.

    Anggota lainnya, Sudjatmiko, menjelaskan bahwa tol IKN adalah tulang punggung percepatan pengembangan ibu kota baru, karena memangkas waktu tempuh antara Balikpapan dan IKN serta memperlancar arus logistik.

    “Tanpa tol ini, akses ke IKN akan sulit dan pembangunan akan berjalan lambat, “katanya.

    Dengan perencanaan pembiayaan yang berkelanjutan dan dukungan penuh dari semua pihak, Kementerian PUPR menargetkan seluruh infrastruktur dasar di IKN dapat rampung sesuai jadwal, bermanfaat bagi masyarakat, dan memperkuat daya tarik investasi di ibu kota masa depan.

    Proyek infrastruktur utama IKN berjalan via skema multi‑year.

    Berbagai unit PUPR terlibat aktif sejak tahap awal.

    Penulis: Johansyah.

  • Bandara VVIP IKN Rampung, Serah Terima Proyek Dijadwalkan 1 Agustus 2025

    JURNAL IKN.COM Nusantara – Proyek pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi dinyatakan rampung 100 persen dan siap memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) pada 1 Agustus 2025.

    Proyek strategis ini merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur utama mendukung perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

    Dikerjakan oleh Kerja Sama Operasi (KSO) PT Pembangunan Perumahan (PP), PT BAP, dan PT RE, proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp4,22 triliun.

    Pembangunan mencakup area sepanjang 7,76 kilometer, meliputi landasan pacu sepanjang 3.000 meter, taxiway 290 meter, apron 470 meter, serta jalan relokasi sepanjang 4,7 kilometer.

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa Bandara Internasional Nusantara dibangun dengan standar keselamatan dan keamanan tertinggi, serta telah melalui proses penyelesaian fisik secara menyeluruh.

    Seluruh elemen utama seperti runway, taxiway, apron, terminal VIP dan VVIP telah rampung dan siap untuk operasional terbatas tahap awal.

    “Kami berkomitmen memastikan bahwa Bandara Nusantara IKN tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga laik operasional sesuai aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan,” ujar Lukman saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Bandara IKN, Senin (28/7/2025).

    Bandara ini berdiri di atas lahan seluas 621 hektare dan mampu melayani pesawat berbadan lebar, termasuk Boeing 777-300ER dan Airbus A380. Lokasinya yang hanya berjarak 23 kilometer dari titik nol IKN menjadikannya gerbang utama menuju pusat pemerintahan baru.

    Terminal VVIP dan VIP seluas 7.350 meter persegi dilengkapi fasilitas seperti lounge eksklusif, ruang rapat, serta ruang istirahat untuk Presiden dan tamu negara.

    Bandara ini ditargetkan mampu melayani hingga 1,6 juta penumpang per tahun.

    Sementara itu, progres pembangunan sisi darat telah diserahterimakan pada awal 2025. Tahap lanjutan pembangunan akan dilakukan pada periode 2025–2027, mencakup pembangunan Kantor Imigrasi, Bea Cukai, Keamanan Penerbangan, Balai Kalibrasi, BMKG, bangunan pemeliharaan, Airport Operation Centre (AOC), rumah dinas, pujasera, jogging track, dan infrastruktur pendukung lainnya.

    Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga menyoroti pentingnya Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) dalam tahap pengembangan berikutnya.

    Koordinasi erat dengan pemerintah daerah akan terus dilakukan agar pelaksanaan proyek berjalan lancar dan sesuai ketentuan hukum.

    Selain itu, Lukman mengapresiasi peran pengawasan dan dukungan dari Komisi V DPR RI sebagai kontrol publik yang konstruktif.

    “Masukan dari Komisi V menjadi koreksi sekaligus penguatan agar proyek berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

    Pemerintah juga tengah menyelesaikan regulasi untuk mengubah status Bandara Internasional Nusantara dari bandara VVIP menjadi bandara umum. Langkah ini diambil guna memperluas fungsi bandara dalam melayani penerbangan komersial dan mendukung arus mobilitas serta investasi di kawasan IKN.

    “Perpres tentang perubahan status bandara sedang difinalisasi. Di Kementerian Perhubungan, seluruh pasal teknis telah selesai dan tinggal menunggu harmonisasi antar kementerian,” tambah Lukman.

    Dengan rampungnya pembangunan dan berfungsinya bandara VVIP ini, akses ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN akan semakin cepat dan efisien, sekaligus menandai kesiapan Nusantara menyambut perpindahan ibu kota secara bertahap.

    Penulis: Johansyah

  • Panja OG-P DPR RI Kunjungi OIKN: Dorong Pemerintahan Terbuka di Ibu Kota Nusantara

    JURNAL IKN.COM NUSANTARA (IKN) – Dalam upaya memperkuat praktik pemerintahan terbuka di Ibu Kota Nusantara (IKN), Panitia Kerja Open Government Partnership (Panja OG-P) dari Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Kamis (17/07/2025). Rombongan diterima langsung oleh Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kolaborasi.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi serta mempercepat pembangunan IKN menuju status sebagai Ibu Kota politik Indonesia pada tahun 2028. Selain itu, kunjungan ini juga merupakan bentuk respon terhadap aspirasi publik terkait keberlanjutan pembangunan IKN yang kini memasuki fase kedua.

    “Terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu sekalian. Mudah-mudahan membawa barokah bagi kami, khususnya sebagai sumber informasi yang dapat disampaikan kembali kepada masyarakat luas mengenai progres pembangunan di IKN ini,” ujar Basuki.

    Ketua Panja OG-P BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, menekankan pentingnya dukungan parlemen terhadap tata kelola pemerintahan yang terbuka dan akuntabel.

    “Kami berharap kunjungan ini dapat membawa pandangan baru bagi DPR dalam mendukung tata kelola daerah sesuai prinsip keterbukaan parlemen. Semoga momentum ini dapat memperkuat kerja sama antara eksekutif dan legislatif demi membangun kota masa depan yang inklusif dan berbasis teknologi mutakhir,” katanya.

    Dalam pertemuan tersebut, Basuki juga menyampaikan bahwa Otorita IKN dibentuk untuk menciptakan birokrasi yang efektif, transparan, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan. Model birokrasi yang dikembangkan di IKN diharapkan menjadi role model bagi kementerian, lembaga, dan instansi lainnya yang akan beroperasi di kawasan ini.

    Ia menyoroti pentingnya pengelolaan kawasan yang terstruktur, mulai dari akuntabilitas tata kelola, desain bangunan yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, hingga jaminan pendidikan inklusif, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

    Kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif, serta menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan aspirasi masyarakat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

    Penulis: Johansyah

     

  • Skandal Di Balik Gagalnya Tender Ruang Kelas SD 001 Sekolaq Darat: Rp3,3 Miliar Menguap, Kontraktor Ngamuk, ULP Menghilang!

    Skandal Di Balik Gagalnya Tender Ruang Kelas SD 001 Sekolaq Darat: Rp3,3 Miliar Menguap, Kontraktor Ngamuk, ULP Menghilang!

    JURNAL IKN.COM SENDAWAR – Proyek pembangunan ruang kelas baru SD Negeri 001 Sekolaq Darat, Kecamatan Sekolaq Darat, Kutai Barat (Kubar) senilai Rp3,3 miliar resmi gagal tender pada Senin (14/7/2025). Dana jumbo yang bersumber dari APBD Murni 2025 itu kini menggantung tanpa kejelasan. Publik bertanya-tanya: ada apa di balik kegagalan ini?

    Bangunan beton berukuran 9 x 27 meter tersebut sejatinya menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan di pelosok Kubar. Namun, harapan itu mendadak kandas. Yusuf, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar, mengakui tender proyek tersebut resmi gagal, tapi tak tahu apa penyebabnya.

    “Iya, proyek gagal tender. Akan dilelang ulang, tapi saya belum tahu kenapa bisa gagal,” ujarnya datar.

    Lebih mengejutkan, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kubar juga mengaku tidak tahu-menahu alasan kegagalan tersebut. Ia menyebut belum ada koordinasi sama sekali dari Unit Layanan Pengadaan (ULP), padahal ULP adalah pihak yang bertanggung jawab atas teknis pelelangan.

    “Sampai sekarang saya belum tahu, itu urusan ULP,” katanya lepas tangan.

    Di tengah kabut ketidakjelasan ini, muncul sinyal keruh. Yusuf membantah adanya persekongkolan dalam proses tender, namun mengaku ada rekanan yang mengeluh keras soal mekanisme lelang.

    Lebih mencurigakan lagi, Kepala ULP Pemkab Kubar, Cristian Gamas, tak berada di tempat saat dimintai konfirmasi oleh wartawan. Suasana di kantor ULP mendadak panas, kontraktor mulai berbondong-bondong datang, menuntut kejelasan.

    Pertanyaannya: apakah proyek ini sengaja digagalkan? Siapa yang bermain di balik layar? Dan mengapa Rp3,3 miliar uang rakyat belum jelas nasibnya?

    Penulis : Johansyah.

  • Semarak Nusantara Fun Walk: Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, Perkuat Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan di IKN

    JURNAL IKN.COM NUSANTARA — Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Forum Kesepakatan Masyarakat Sepaku (FKMS) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh BNN Kota Balikpapan, menggelar kegiatan Nusantara Fun Walk pada Minggu (13/07/2025) di kawasan inti IKN.

    Kegiatan ini menjadi simbol komitmen terhadap pola hidup sehat dan aktif di kalangan masyarakat Nusantara. Dimulai dari hal sederhana seperti jalan sehat, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjauhi narkoba dan menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan zat adiktif.

    Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran lebih dari 1.600 peserta dari berbagai kalangan. Acara dimulai dengan flag-off atau pelepasan peserta secara simbolis oleh Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, bersama Ketua FKMS Supian Nur, serta perwakilan dari BNN Kota Balikpapan, Kombes Pol. Bonifasio Rahadianto.

    “Selamat mengikuti Nusantara Fun Walk dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional. Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan di masa yang akan datang,” ujar Alimuddin dalam sambutannya.

    Peserta memulai rute dari depan Kantor Otorita IKN dengan latar Plaza Bhinneka Tunggal Ika, sebuah landmark yang mencerminkan semangat persatuan dan kebinekaan bangsa. Setelah sesi pemanasan bersama, peserta berjalan melewati Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat, Jalan Grande, dan finish di Amphiteater Sentra Massa Plaza Seremoni.

    Tak hanya kegiatan fisik, acara juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan tambahan. Di lokasi acara tersedia stan kuliner dari pelaku UMKM lokal, layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari RSUP Kemenkes Nusantara, serta panggung hiburan rakyat yang menampilkan seni dan budaya lokal. Untuk menambah semangat, panitia juga membagikan beragam doorprize menarik kepada para peserta.

    Meskipun diselenggarakan dalam rangka HANI 2025 yang diperingati setiap 26 Juni, Nusantara Fun Walk lebih dari sekadar perayaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang inklusif bagi seluruh warga IKN maupun masyarakat di wilayah delineasi, dalam semangat membangun ibu kota yang sehat, berdaya, dan menyatu dalam kebersamaan.

    Reporter: Dian

  • Dua Deputi Baru Dilantik, OIKN Perkuat Akselerasi Transformasi dan Investasi di Ibu Kota Nusantara

    JURNAL IKN.COM NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, secara resmi melantik dua pejabat tinggi madya dalam sebuah upacara yang berlangsung di Auditorium Kantor Otorita IKN pada Jumat (11/07/2025). Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 111/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan OIKN.

    Dua pejabat yang dilantik adalah:

    • Agung Indrajit sebagai Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital
    • Sudiro Roi Santoso sebagai Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi

    Setelah pengucapan sumpah jabatan, keduanya menandatangani pakta integritas yang disaksikan oleh Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, dan Kepala Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan, Agung Dodit Muliawan. Pelantikan ini turut dihadiri oleh para pejabat eselon I dan II serta perwakilan Dharma Wanita Persatuan OIKN.

    “Alhamdulillah pada sore hari ini kita menyaksikan pelantikan dua rekan kita. Tentu saya mengucapkan selamat. Atas persetujuan Bapak Presiden, Saudara diangkat menjadi Deputi. Semoga pelantikan ini dapat mempercepat dan memperlancar pelaksanaan tugas kita, terlebih saat ini kita memiliki 574 CPNS baru. Saya titip betul mereka, juga seluruh pegawai yang telah lebih dulu bertugas di sini,” ujar Basuki dalam arahannya.

    Dengan bergabungnya dua deputi strategis ini, Otorita IKN semakin memperkuat kapasitasnya dalam mewujudkan tata kelola pembangunan ibu kota negara yang modern, hijau, dan cerdas. Deputi Transformasi Hijau dan Digital akan memimpin akselerasi inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan, sementara Deputi Pendanaan dan Investasi akan memobilisasi sumber daya finansial untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berdaya saing global.

    Kehadiran mereka diharapkan menjadi motor penggerak dalam mempercepat pembangunan Nusantara sebagai kota dunia untuk semua—sebuah ibu kota yang berwawasan lingkungan, berbasis digital, dan mampu menjadi simbol kemajuan Indonesia di mata dunia.

    Reporter: Dian

  • Jejak Hijau Nusantara: Seruni Kabinet Merah Putih Tanam Pohon Harapan di Jantung IKN

    JURNAL IKN.COM, NUSANTARA – Dalam semangat membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hutan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) OIKN, Kartika Basuki Hadimuljono, mendampingi Istri Wakil Presiden RI Selvi Ananda Gibran Rakabuming dalam kegiatan penanaman pohon di Plaza Bhineka Tunggal Ika, Kamis (10/07/2025). 

    Kegiatan ini diikuti pula oleh para istri menteri Kabinet Merah Putih yang tergabung dalam Seruni, serta dihadiri jajaran pengurus DWP OIKN dan pejabat eselon I Otorita IKN. Penanaman pohon menjadi simbol kepedulian dan komitmen kolektif dalam menjaga lingkungan hidup sekaligus menyuarakan cita-cita IKN sebagai kota masa depan yang berbasis alam dan teknologi.

    Sebagai bagian dari tradisi yang mulai mengakar, para tamu kenegaraan dan pejabat tinggi negara yang berkunjung ke IKN turut berpartisipasi dalam “jejak hijau” — sebuah kegiatan penanaman pohon sebagai warisan ekologis untuk Nusantara.

    Adapun jenis pohon yang ditanam dalam kesempatan ini memiliki nilai ekologis tinggi dan berperan penting dalam memperkaya biodiversitas wilayah Nusantara. Di antaranya:

    • Meranti (Shorea leprosula)
    • Balangeran (Shorea balangeran)
    • Kapur (Dryobalanops lanceolata)
    • Gaharu (Aquilaria malaccensis)
    • Nyatoh (Palaquium rostratum)

    Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna A. Safitri, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pendekatan ekologis yang konsisten diterapkan dalam pembangunan IKN.

    “Kami menyebutnya sebagai tradisi meninggalkan jejak hijau. Setiap tamu yang datang ke IKN diharapkan ikut berkontribusi terhadap upaya reforestasi dan restorasi ekologis, khususnya di area-area yang sempat terdegradasi maupun ruang terbuka hijau yang kami siapkan secara khusus,” jelas Myrna.

    Upaya ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, yang menargetkan 75% wilayah IKN sebagai ruang terbuka hijau — terdiri dari 65% kawasan lindung dan 10% kawasan ketahanan pangan. Pendekatan kota hutan (forest city) yang diusung OIKN menempatkan pelestarian lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan.

    Setelah kegiatan penanaman, Ibu Selvi Ananda Gibran beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke kawasan Istana Garuda, simbol utama pusat pemerintahan di jantung Nusantara. Kunjungan berakhir di Bandar Udara Internasional Nusantara, tempat keberangkatan rombongan kembali ke Jakarta.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh semangat kebersamaan, menegaskan kolaborasi lintas peran dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan mewujudkan IKN sebagai simbol peradaban baru Indonesia.

    Reporter         : Dian

    Editor             : Johansyah

     

  • Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup


    The World Cup is one of the biggest sporting events in the world, bringing together teams from all over the globe to compete for the prestigious title of World Cup champion. Held every four years, the World Cup is the pinnacle of international soccer and is watched by millions of fans around the world.

    The first World Cup was held in 1930, and since then, it has grown into a massive event, with 32 teams competing in the tournament. The World Cup is organized by FIFA (Fédération Internationale de Football Association), the governing body of international soccer, and is hosted by a different country each time.

    The World Cup is not only a celebration of soccer, but also of culture and national pride. Each participating country has its own unique traditions and customs, which are often showcased during the tournament. Fans from all over the world come together to support their teams, creating a vibrant and exciting atmosphere that is unlike anything else.

    The World Cup is not just about the competition on the field, but also about the impact it has off the field. Hosting the World Cup can have a significant economic impact, bringing in tourists and generating revenue for local businesses. The tournament also provides an opportunity for countries to showcase their culture and promote tourism.

    Winning the World Cup is the ultimate goal for every soccer team and is considered one of the greatest achievements in sports. The tournament has produced some of the most memorable moments in soccer history, from Diego Maradona’s “Hand of God” goal in 1986 to Zinedine Zidane’s headbutt in 2006.

    The World Cup is more than just a soccer tournament; it is a celebration of sport, culture, and national pride. It brings together people from all over the world and provides an opportunity for countries to showcase their traditions and customs. The World Cup is an event that captivates the world and creates memories that last a lifetime.

  • The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation

    America is undergoing a dramatic transformation, as demographic shifts continue to reshape the nation. From the changing racial and ethnic makeup of the population to shifts in age and income, these changes are having a profound impact on everything from politics and culture to the economy and social issues.

    One of the most significant demographic shifts in America is the rapid growth of the Hispanic population. According to the Pew Research Center, Hispanics are projected to become the largest racial or ethnic group in the United States by 2050. This shift is already having an impact on everything from politics to business, with companies increasingly targeting Hispanic consumers and politicians courting Hispanic voters.

    Another key demographic trend is the aging of the population. As the baby boomer generation continues to age, the number of older Americans is growing rapidly. This shift is having an impact on everything from healthcare to the workforce, as more and more Americans enter retirement age and the demand for healthcare services and social programs increases.

    Income inequality is also a major demographic trend in America, with the gap between the rich and poor continuing to widen. This shift is having a profound impact on everything from education to social mobility, with many Americans struggling to make ends meet and upward mobility becoming increasingly difficult.

    The changing face of America is also having a significant impact on the political landscape. As the country becomes more diverse, politicians are being forced to adapt to changing demographics and shift their focus to issues that resonate with a wider range of voters. This shift is particularly evident in the changing attitudes towards immigration, with many politicians now recognizing the importance of appealing to Hispanic voters.

    The changing demographics of America are also having an impact on cultural trends, with new voices and perspectives emerging across the country. From the rise of social movements like Black Lives Matter and Me Too to the increasing popularity of diverse voices in literature and film, the changing face of America is giving rise to new cultural trends and movements.

    Finally, the changing demographics of America are having a profound impact on the economy. As the population continues to diversify, businesses are being forced to adapt to changing consumer preferences and cultural norms. This shift is particularly evident in the growing demand for sustainable and socially responsible products, as well as the increasing importance of technology and innovation in driving economic growth.

    In conclusion, the changing face of America is reshaping the nation in profound ways, from the political landscape and cultural trends to the economy and social issues. As demographic shifts continue to unfold, it’s clear that America is becoming an increasingly diverse and complex nation, with new challenges and opportunities emerging every day.