Dua Pekerja Tewas di Jalur Hauling, PT MBL Sampaikan Klarifikasi Resmi.Wesly: Kami Akan Penuhi Hak-hak Korban

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Manoor Bulant Lestari, Wesly Siregar, S.T., M.T., menyampaikan duka cita mendalam atas insiden kecelakaan kerja serta memastikan seluruh hak korban akan dipenuhi, Minggu (29/3/2026). Reporter: M Sarwani

i

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Manoor Bulant Lestari, Wesly Siregar, S.T., M.T., menyampaikan duka cita mendalam atas insiden kecelakaan kerja serta memastikan seluruh hak korban akan dipenuhi, Minggu (29/3/2026). Reporter: M Sarwani

KUTAI BARAT, JURNALIKN.COM – Sehubungan dengan pemberitaan terkait insiden kecelakaan kerja (fatality) di area operasional PT Manoor Bulant Lestari (MBL), manajemen perusahaan menyampaikan klarifikasi resmi.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 17.20 WITA di jalur angkut (hauling) batubara Kilometer 35. Insiden melibatkan unit dump truck milik kontraktor, di mana kendaraan yang dikemudikan korban menabrak bagian belakang unit di depannya.

Akibat kejadian tersebut, dua pekerja yang berada di dalam unit mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia. Keduanya sempat dievakuasi ke Klinik Lambing, Kecamatan Muara Lawa, menggunakan ambulans pada pukul 18.15 WITA untuk penanganan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Manoor Bulant Lestari, Wesly Siregar, S.T., M.T., menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tersebut.

“Perusahaan menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya dua orang pekerja. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan seluruh hak-hak korban akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Wesly, Minggu (29/3/2026).

Sebagai langkah tanggap darurat dan tindak lanjut, perusahaan telah mengambil sejumlah tindakan, antara lain:

  • Mengamankan lokasi kejadian untuk kepentingan investigasi
  • Menghentikan sementara aktivitas hauling dari pit menuju pelabuhan
  • Melaporkan kejadian kepada Kepala Inspektur Tambang serta berkoordinasi dengan pihak berwenang

Manajemen menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan prioritas utama dalam seluruh operasional perusahaan.

“Insiden ini menjadi perhatian serius bagi kami. Perusahaan akan melakukan investigasi menyeluruh serta evaluasi total terhadap sistem K3, termasuk pengawasan operasional, kondisi jalan hauling, dan pengendalian risiko di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, perusahaan berkomitmen untuk memperkuat implementasi standar keselamatan guna mencegah kejadian serupa.

“Ke depan, kami akan meningkatkan pengawasan, memperkuat standar keselamatan, serta melaksanakan pelatihan ulang bagi seluruh pekerja dan kontraktor,” tegas Wesly.

Adapun langkah lanjutan yang akan dilakukan perusahaan meliputi:

  • Investigasi internal secara komprehensif
  • Evaluasi dan penguatan sistem manajemen K3
  • Peningkatan pengendalian kondisi jalan hauling dan lalu lintas tambang
  • Pelaksanaan pelatihan ulang (refresh training)
  • Penguatan kesiapsiagaan tim tanggap darurat (ERT)

Terkait tanggung jawab terhadap korban, perusahaan memastikan:

  • Pemberian santunan kepada keluarga korban
  • Pemenuhan seluruh hak normatif pekerja
  • Penanggungan biaya evakuasi, pemulangan, hingga pemakaman
  • Pendampingan kepada keluarga korban

Perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk bekerja sama secara penuh dengan pihak berwenang, termasuk Kementerian ESDM dan Inspektur Tambang, dalam proses investigasi guna menjamin transparansi dan perbaikan berkelanjutan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan krusialnya penerapan standar keselamatan secara konsisten di lingkungan pertambangan. Manajemen PT MBL menegaskan akan menjadikan kejadian ini sebagai momentum untuk memperkuat sistem keselamatan kerja.

Demikian klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen perusahaan.

Reporter: M. Sarwani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jurnalikn.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar HGU dan Terindikasi Pidana Lingkungan, PT ARI Dilaporkan ke DPR RI, Abet Nego: Negara Jangan Tunduk, Warga Siap Rebut Lahan!
Monika Ligit, Perempuan Tangguh dari Kliwai yang Menyalakan Harapan Lewat Aksi Nyata
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto Pimpin Sertijab Kapolsek Sangatta Utara, IPTU Bambang Gantikan IPTU Alan Firdaus yang Geser ke Berau: Jaga Soliditas dan Tingkatkan Pelayanan
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto Pimpin Sertijab Kapolsek Sangatta Utara, IPTU Bambang Gantikan IPTU Alan Firdaus yang Geser ke Berau: Jaga Soliditas & Tingkatkan Pelayana
Jerit di Siang Bolong: Api Lahap 3 Rumah di Bengalon dalam 1 Jam 45 Menit
Polres Kutim Gelar Gaktibplin, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel
Polsek Muara Ancalong Tanam Jagung 2 Hektare, Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program SADESAHE
Kaltim Memanas, Aliansi Serukan Aksi Besar dan Layangkan Surat Terbuka ke Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:10 WIB

Diduga Langgar HGU dan Terindikasi Pidana Lingkungan, PT ARI Dilaporkan ke DPR RI, Abet Nego: Negara Jangan Tunduk, Warga Siap Rebut Lahan!

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:39 WIB

Monika Ligit, Perempuan Tangguh dari Kliwai yang Menyalakan Harapan Lewat Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:50 WIB

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto Pimpin Sertijab Kapolsek Sangatta Utara, IPTU Bambang Gantikan IPTU Alan Firdaus yang Geser ke Berau: Jaga Soliditas dan Tingkatkan Pelayanan

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:34 WIB

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto Pimpin Sertijab Kapolsek Sangatta Utara, IPTU Bambang Gantikan IPTU Alan Firdaus yang Geser ke Berau: Jaga Soliditas & Tingkatkan Pelayana

Sabtu, 18 April 2026 - 12:34 WIB

Jerit di Siang Bolong: Api Lahap 3 Rumah di Bengalon dalam 1 Jam 45 Menit

Berita Terbaru